Anda bisa baynagkan bagaimana jahatnya kedua anak gadis nabi Lot yang dengan sengaja membuat bapak mereka mabuk agar bapak mereka mau meniduri mereka berdua. Kalau Nabi Lot dalam Alkitab dilukiskan begitu bejat sampai menghamili kedua anak gadisnya, marilah kita lihat bagaimana Al Qur’an berbicara tentang aklak nabi lot (Luth) sebagaimana termaktub dalam surat 27 An nam 54 – 55 sebagai berikut :

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ

54. Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah[1101] itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?”

أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ

25. agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bum  dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.

Alkitab mengatakan Nabi Lot menghamili kedua anak gadisnya sampai mereka berdua melahirkan anak-anaknya. Tapi dalam Al Qur’an Nabi Luth justru melarang orang-orang berbuat jahil dan mengumbar hawa nafsu mereka pada sesama enis! Sekarang marilah kita lihat bagaimana Nabi Daud dalam Alkitab dan Al Qur’an.

Alkitab 2 Samuel 11: 2 – 5 menceritakan bahwa Nabi Daud menghamili istri bawahannya :

(2) Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dair temapt pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi, perempuan itu sangat elok rupanya. (3) Lalu dauh menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata : “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, istri Uria orang Het itu.”

(4) Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya. (5) Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian “Aku mengandung.”

Astaghfirullah, apakah benar cerita di dalam Alkitab tersebut bahwa nabi Daud beraklak yang sangat buruk dan sebejat itu, menghamili wanitia cantik benama Batsyeba istri bawahannya sendiri yang bernama Uria? Apakah sebejat itu aklak Nabi Daud yang diceritakan di dalam Alkitab?. Rasanya sangat tidak mungkin, tapi yah itulah kenyataannya yang tertulis didalam alkitab.bukan hanya sampai disitu, bahkan setelah istri bawahannya dihamili, bagai mana nabi Daud mengadakan suatu pembunuhan berencana terhadap suami wanita itu yang bernama Uria, agar istrinya bisa di kuasai dan dimilikinya. Mari kita ikuti dan perhatikan cerita yang tertuang dalam Alkitab selanjutnya:

Mari membaca Alkitab 2 Samuel 11:14-17 yang menceritakan Daud mengadakan pembunuhan berencana:

(14) paginya Daud menulis surat kepada yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria.

(15) Ditulisnya dalam surat itu, demikian: “tempatkanlah Uria dibarisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati.”

(16) Pada waktu yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ketempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa.

(17) ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara, dari anak buah Daud; juga Uria, orang Het itu, mati.

Berdasarkan cerita tersebut, sungguh sangat biadab dan bejat akhlak Daud dalam Alkitab. Sudah istri bawahannya dihamili, suaminya di bunuh dengan cara kejam dan berencana.

Sekarang marilah kita lihat bagai mana Akhlak Nabi Daud dalam Alqur’an surat 38 shaad 17 yang berbunyi:

اصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ إِنَّهُ أَوَّابٌ

17. Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan

Alkitab jelaskan Nabi daud sebagai sorangn pezinah yang menghamili istri bawahannya dan mengadakan pembunuhan berencana terhadap suaminya. Tetapi dalam Alqur’an Nabi Daud disebutkan sebagai orang hamba yang mempunyai kekuatan dan seorang yang amat taat kepada Allah. Mana yang lebih rasional cerita nabi Daud dalam Alkitab ataukah Alqur’an ? Agar lebih jelas lagi mari kita baca ayat Alqur’an yang berbicara tentang nabi daud yang tertuang dalam surat 38 Shaad 26 berikut ini:

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

26. Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Sesungguhnya luar biasa, dalam Alkitab disebutkan Nabi Daud mengumbar hawa nafsu deng menghamili istri bawahannya kemudian mengadakan rencana pembunuhan terhadap suami wanita tersebut. Sementara didalam Alqur’an justru nabi daud dijadikan oleh Allah SWT sebagai seorang kalifah dimuka bumi dan dia disuruh mengerjakan keadilan dan tidak menuruti hawa nafsu. Allah dalam memilih utusan-Nya, pasti yang dipilih adalah orang yang berAkhlak mulia.

Kristen : Baiklah sekarang harus saya akui bahwa memang tidak ada Ayat-ayat porno dalam Alqur’an. Dan harus saya akui juga bahwa memang dalam Alkitab ternyata benar-benar ada bahkan cukup banyak ayat-ayat porno, jorok dan sadis didalamnya.

Saya bersukur dalam dialog kita ini, saya mendapatkan banyak informasi tentang Alqur’an maupun Alkitab.

Islam : Terima kasih atas kejujuran anda yang mau mengakui dengan jujur mana yang benar dan tidak. Saya hapar lain kali dialog kita ini bisa dilanjutkan kembali walaupun dalam materi yang lain.

Kristen : Maaf sebelum kita akhiri dialog ini, saya ingin bertanya, bagai mana sikap umat islam terhadap umat islam yang sengaja mendiskreditkan kitab sucinya sendiri?

Islam : Menurut Alqur’an, orang tersebut harus dijauhi dan tidak boleh dijadikan teman dekat, bahkan orang tersebut sudah termasuk ingkar terhadap kitab sucinya. Jadi orang itu harus diper-ingatkan dengan Alqur’an juga agar tidak terlalu jauh dia jatuh dqalam dosa. Yang pasti jika ia tidak segera taubat, maka neraka jahanamlah empatnya kelak.

Kristen : apakah ucapan bapak seperti itu ada dasar hukum atau dalil qur’an?

Islam : Al qur’an adalah kitab suci paling sempurna, apa saja ada dalilnya. Artinya sekecil apapun persoalannya insya Allah ada jawabannya, apalagi persoalan yang begitu besar dan meng hebohkan, tentu saja ada ! perhatikan ayat Al qur’an surat 6 Al An’am 70 sbg berikut :

وَذَرِ الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَذَكِّرْ بِهِ أَنْ تُبْسَلَ نَفْسٌ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِنْ تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَا يُؤْخَذْ مِنْهَا أُولَئِكَ الَّذِينَ أُبْسِلُوا بِمَا كَسَبُوا لَهُمْ شَرَابٌ مِنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ

70. Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama[485] mereka sebagai main-main dan senda gurau[486], dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at[487] selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

[485]. Yakni agama Islam yang disuruh mereka mematuhinya dengan sungguh-sungguh.

[486]. Arti menjadikan agama sebagai main-main dan senda gurau ialah memperolokkan agama itu mengerjakan perintah-perintah dan menjauhi laranganNya dengan dasar main-main dan tidak sungguh-sungguh.

[487]. Syafa’at: usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafa’at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa’at bagi orang-orang kafir.

Kristen : kalau begitu apakah orang yang mengatakan bahwa kitab suci yang paling porno didunia adala Al Qur’an,maka dia itu termasuk orang yang suka memperolok-olokkan Al Qur’an ? barang kali bapak bisa memberikan penjelasannya .

Islam : Jelas! Jelas sekali! Allah melarang orang-orang mempermainkan Ayat-ayat-Nya. Al Qur’an menjelaskan hal tersebut dalam surat 9 [At Taubah] ayat 65 sebagai berikut :

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ

65. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok

Ayat tersebut jelas mengingatkan kepada kita, bahwa tidak boleh mempermainkan ayat-ayat Allah, apalagi memperolok-olok-Nya. Walaupun orang itu menjawab: “Gitu aja kok repot, saya kan Cuma bercanda!”, itu  tetap saja tidak boleh, sebab hal itu merendahkan kitab sucinya yang mestinya dia junjung tinggi.

Kristen : Bagaimana pendapat Bapak jika orang tersebut meninggal dunia sebelum dia bertobat, apakah ada sangsinya di dalam Al Qur`an terhadap orang yang sering dan suka mempermainkan atau mengolok-olok terhadap ayat-ayat Allah?

Islam : Maaf ini bukan pendapat saya, tapi menurut Al Qur`an, terhadap orang yang suka mempermainkan dan mengolok-olok terhadap ayat-ayat-Nya, dijelaskan dalam Al Qur`an yaitu surat 9 (At Taubah) ayat 84 sebagai berikut:

وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ

84. Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik

Ayat tersebut meperingatkan kita terhadap orang-orang yang suka mempermainkan dan memperolok-olok ayat Al Qur`an, mereka sudah tergolong orang fasik.

Oleh sebab itu bila kita mereka mati tidak perlu kita ikut menyolatkan mereka, sebab mereka telah kafir terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Kristen: Wah gawat juga ya? Tapi saya tahu mahwa memang tidak pentas jika orang yang mengaku Islam menjelekkan kitab sucinya.

Islam : Terima kasih atas kejujuran anda yang cukup sportif dalam memberikan jawaban atas dialog kita ini. Sebab cukupbanyak sportif dan tidak rasional dalam menanggapi suatu persoalan, apalagi terhadap Al Qur’an.

Kristen : Terimakasih juga! Yang penting sekarang saya tahu bahwa tuduhan yang mengatakan bahwa Al Qur’an kitab suci yang paling Porno di dunia, ternyata tidak benar sangat beralasan. Tuduhan tersebut membuat sesama umat Islam saling bermusuhan bahkan hampir terjadi pertumpahan darah gara-gara pernyataan yang keliru tersebut.

Dan sebagai orang Kristen, saya tidak merasa bangga dengan pernyataan yang mengatakan bahwa kitab suci kami (Alkitab) tidak ada ayat porno, karena ternyata justu terdapat begitu banyak ayat-ayat porno dalam Alkitab.

Islam : Anda termasuk salah satu orang Kristen yang jujur dan berdialog. Sangat jarang  saya jumpai ada orang Kristen sperti anda yang mau mengakui mana yang benar dan yang tidak, apalagi dialog kita ini bukan untuk menjelek-jelekkan Alkitab tapi sekedar membuktikan 0pernyataan dari orang yang mengku Kyai, bahwa Al-Quran kitab suci yang paling porno di dunia, dan kaktanya Alkitab tidak ada ayat porno, jelas keliru bahkan berbalik 180 derajat. Terbukti tidak ada ayat-ayat porno dalam Al Quran justru sebalik yaitu di dalam alkitab-lah terdapat begitu banyak ayat-ayar porno bahkan sangat fulgar. Saya berharap jika anda mau memperlajari Al Qur’an, insya Allah anda mendapatkan kemudahan dan petunjuk di jalan yang benar, adal benar-benar datang dari hati yang tulus untuk mencari kebenaran yang hakiki itu.

Allah berjanji dalam Al Qur’an bahwa Dia akan beri kemudahan bagi siapa saja yang mau menggunakan akal sehat, hati yang jenih dan tulus, insya Allah Al Qur’an akan dimudahkan untuk dipahami dan dimengerti, karena Al Qur’an adalah perkataan paling baik dari sisi Allah Swt. Sebagaimana firman-Nya dalam Al Qur’an surat Al Qomar 22 dibawah ini :

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

22. Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

Begitu pula di dalam surat 56 Al Waaqi’ah 77 berbunyi:

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ

77. Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia

Iklan